5 Fakta di Balik Penyelundupan Kakatua di Riau

December 12, 2018

Polres Indragiri Hilir, Riau, sukses menggagalkan usaha penyelundupan 38 ekor burung kakatua langka yang dilindungi. Tidak hanya burung, polisi ikut mengamankan tersangka aktor berinisial R. Burung kakatua yang ditangkap itu terbagi dalam beberapa type. Salah satunya type yang langka ialah type Kakatua Raja. Keseluruhan nilai keseluruhnya harga burung-burung itu ialah seputar Rp 380 juta. Tersebut beberapa bukti berkaitan terbongkarnya penyelundupan burung kakatua di Riau.

1. Urutan penangkapan aktor Contoh aktor kejahatan ditahan.(THINKSTOCK) Deretan Polres Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan laporan dari penduduk jika ada pelaku yang akan membawa beberapa puluh burung kakatua dari Jambi ke Riau. Sesudah memperoleh beberapa bukti, polisi juga menggrebek R di lokasi Kecamatan Tembihalan, Indragiri Hilir. Penangkapan dikerjakan di hari Minggu (2/9/2018). Sesudah diamankan serta dikerjakan kontrol, polisi menyerahkan 38 burung kakatua ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. “Burung kakatua ini kita terima dari Polres Indragiri Hilir (Inhil). Kita mengatakan terima kasih pada kepolisian atas kerja samanya,” kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono waktu didapati Kompas.com di Pekanbaru, Selasa (4/9/2018).

2. Aktor ingin selundupkan ke luar negeri Empat ekor Burung Cendrawasih diambil alih petugas Balai Karantina Pertanian di Bandara Kualanamu Sumatera Utara, Kamis (10/8/2017). Berdasarkan info aktor, burung-burung itu akan di bawa serta ke Batam lebih dulu lantas akan dibawa ke Singapura atau ke negara lainnya. “Burung kakatua akan diselundupkan ke luar negeri lewat Batam. Diseludupkan dapat ke Singapura maupun ke negara yang lain. Mujur dapat dihentikan,” jelas Suharyono, Kepala BBKSDA. Riau. Selain itu, ada empat type burung kakatua yang sukses ditangkap, yakni Kakatua Raja, Kakatua Jambul Kuning, Kakaktua Jambul Putih serta Kakatua Jambul Oranye. “Kakatua Raja ada empat ekor. Lalu kakatua jambul putih, jambul kuning dan orange. Ada seputar empat type. Akan tetapi, sekarang ini kami masih tetap mempelajari jenis-jenisnya,” kata Suharyono Baca Ikut: ProFauna Ajak Publik Mencari serta Laporkan Pembunuh Beruang Madu ke Polisi

3. Satu ekor burung mati, tersisa 37 ekor Petugas dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sukses menggagalkan penyelundupan burung kakatua jambul kuning asal Papua yang dimasukkan dalam botol plastik air minum, 6 Mei 2015.(VOA/Petrus) Menurut Suharyono, habitat burung kakatua tidak di Riau atau Sumatera, akan tetapi di Indonesia Timur. Dugaannya, aktor ambil burung-burung itu lantas membawanya ke Sumatera untuk diselundupkan lewat Batam. “Habitatnya hanya berada di lokasi Indonesia sisi timur,” tuturnya. Selain itu, sesudah diterma dari pihak kepolisian, BBKSDA mengecek tiap-tiap burung serta merasakan satu ekor burung sudah mati, sampai cuma tersisa 37 ekor. Proses pemulihan burung-burung itu juga dilakuakn di kandang transit punya BBKSDA Riau, kata Suharyono. Baca Ikut: Beberapa ribu Ekor Burung Nuri serta Kakatua Diamankan di Rimba Halmahera

4. Burung kakatua type langka serta mahal Burung kakaktua jambul kuning.(Wikipedia) Di market, nilai jual burung kaktua tinggi sekali, bergantung dengan macamnya. Salah satunya type yang sangat mahal ialah type Kakatua Raja. “Nilai ekonomi Kakatua Raja lebih dari Rp 10 juta per ekornya,” tuturnya. Sesudah itu, ada satu type burung kakatua yang berada di kandang transit punya BBKSDA ialah type jambul orange. Harga nya ikut tidak jauh beda dengan Kakatua Raja. “Yang jambul orange ini pula lebih Rp 10 juta harga per ekornya. Tetapi tambah mahal Kakatua Raja,” sambung Suharyono. Keseluruhan nilai jual 37 ekor burung kakatua yang akan diselundupkan R ialah Rp 380 juta.

5. BBKSDA Riau siap kirim kirimkan burung-burung kakatua ke Papua Senja di Pulau Arguni, Fakfak, Papua Barat yang begitu memesona.(Dok. Karunia Aji. P) Hasil dari kontrol sesaat BBKSDA, sejumlah besar burung kakatua itu pernah dijaga. “Jadi jumlahnya burung kakatua yang hidup 37 ekor. Satu ekor mati saat dalam perjalanan ke arah Pekanbaru dari Inhil. Semua kita lihat telah jinak. Pendapat kita burung ini awal mulanya dijaga,” kata Suharyono. Akan tetapi, Suharyono tidak dapat pastikan apa burung-burung kakatua itu bisa dilepasliarkan di rimba. Jika beresiko, jadi BBKSDA akan titipkan ke pemelihara yang mempunyai izin resmi. “Jika tidak dapat survive di alam, sebab telah jinak, maka kita titipkan pada pemegang izin yang resmi,” kata Suharyono. Selain itu, BBKSDA Riau siap untuk lakukan habituasi pada burung-burung itu sebelum dilepasliarkan serta mengirimkannya ke habitat aslinya di Papua.

 

Sumber Berita : harga burung

Advertisements

BKSDA Jatim Menggagalkan Penyelundupan 353 Burung Nuri

December 12, 2018

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (Balai BKSDA) Jawa Timur gagalkan penyeludupan 353 ekor burung Nuri beberapa type. Beberapa ratus burung tiada dokumen pengiriman itu ditangkap dari Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang.
Dari beberapa data didapati, terdapatnya penyelundupan burung Nuri itu berawal dari info Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ke balai besar KSDA Jawa timur. “Dicurigai ada pengiriman burung dilindungi ke jakarta (tempat telah di pesawat Sriwijaya),” isi pesan pada Sabtu, (19/5/2018).

Usaha mencegah juga dikerjakan. Polhut Bandara ditebar lakukan penjagaan di terminal serta cargo. Sampai akhirnya petugas mendapatkan informasi, burung-burung itu, cuma transit di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, serta akan langsung geser ke pesawat Sriwijaya arah Medan, jam 16.00 WIB. Seputar jam 13.00 WIB, petugas Polhut sukses temukan burung-burung dalam cargo.

Bersama dengan pihak Sriwijaya serta keamanan bandara (Avsec) ataupun pihak ekspedisi, burung-burung cuma diperlengkapi dengan surat karantina tiada dibarengi SATS-DN (Surat Angkut Tumbuhan serta Satwa Dalam Negeri).

 

Terkait : harga burung nuri hijau

Didapati, SATS-DN diedarkan oleh Kepala Balai Besar/Balai KSDA atau Kepala Bagian Lokasi atau Kepala Seksi Lokasi yang ditunjuk. Setelah itu, instansi pada cakupan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Resapi (KKH) itupun lakukan pengamanan.

Burung Nuri diangkut ke PPS Tegal Jalur sampai bisa lakukan hitungan serta mengalihkannya ke sangkar yang semakin besar. Keseluruhan 353 ekor burung Nuri ditangkap, dengan perincian: Nuri merah (Eos borneo) 78 ekor, 1 ekor mati; Nuri Dusky (Pseudeos fuscata) 30 ekor; Nuri pelangi (Trichoglossus haematodus) 173 ekor; dan Nuri tanimbar (Eos reticulata) 30 ekor.

“Saat ini kami dalam proses komunikasi dengan Kepala balai besar KSDA Jawa timur untuk melepasliarkan burung-burung itu, jika proses kontrol/cek kesehatan, telah tuntas,” akhir laporan dari KSDA.
Burung Nuri adalah burung ocehan terancam punah karena perburuan yang tidak teratasi di rimba sebagai habitatnya. Di market, burung nuri memiliki pengagum cukuplah banyak, di harga dibanderol begitu mahal sampai juta-an sampai beberapa puluh juta rupiah.